Kisah Perjuangan SMAN 13 Medan: Muntah Hingga Kesurupan Di Kuburan Cina

Berlatih bisa di mana saja. Tak bergantung pada fasilitas atau suasana. Asal ada kemauan, berlatih di manapun hasilnya tidak akan sia-sia. Skuat SMAN 13 setuju dengan hal itu. Bukan di tempat mewah seperti gym, skuat SMAN 13 Medan berlatih meningkatkan fisik dan daya tahan tubuh mereka di sebuah lahan kuburan Cina yang berada di Delitua, di utara kota Medan, Sumatera Utara. “Kebetulan lingkungan Kuburan Cina itu dekat rumah saya dan suasanya masih sepi. Di Kuburan tersebut ada puluhan anak tangga dan tanjakan. Digodoklah fisik mereka di situ,” kata Dedek Dermawan. Hal-hal yang unik, menyenangkan, melelahkan, hingga yang horor sekalipun, dialami skuat SMAN 13 Medan selama berlatih fisik di kuburan Cina ini. “Kami berlatih fisik banyak kenangannya di situ. Ada yang sampai muntah-muntah, ketiduran, sampai kesurupan. Tapi itulah prosesnya yang membuat mereka gembira,” ujar Dedek. Namun suka dan duka SMAN 13 itu terbayarkan. Fisik dan daya tahan tubuh yang bagus menjadi kunci skuat SMAN 13 merebut gelar juara Grand Champion PSFC 2016. Strategi rotasi yang bagus dari pelatih juga yang membuat mereka tetap segar di setiap laga. “Kami punya tim satu dan tim dua dan kami rotasi terus. Itu yang membuat para pemain enggak keram. Pokoknya siapapun lawannya enggak ada cerita, gas terus!,” ungkap Dedek. Gelar juara Grand Champion PSFC 2016 yang diraih SMAN 13 juga membuat mereka mencatatkan rekor sebagai tim Sumatera pertama yang mengangkat trofi piala Kemenpora.

Sumber: Bolalob