Anggaran Pembangunan Masjid Raya Padangpariaman Capai Rp100 Miliar

Rimanews – Bupati Padangpariaman, Sumatera Barat, Ali Mukhni, meletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Padangpariaman dengan luas areal mencapai 2,5 hektare dengan kebutuhan sebesar Rp100 miliar. “Alhamdulillah hari ini kami sudah letakkan batu pertama pembangunan Masjid Raya Padangpariaman dan teman-teman di DPRD untuk tahun ini sudah menganggarkan sebesar Rp5 miliar walaupun secara keseluruhan sampai selesai kita butuh dana sebanyak Rp100 miliar,” katanya di Parit Malintang, Senin (19/10/2015). Baca Juga JK: Masjid Harus Moderen Polisi Geledah Puluhan Masjid di Jerman Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok Ia mengatakan pihaknya sudah sepakat dengan anggota DPRD Padangpariaman dengan menggunakan anggaran APBD tahun jamak untuk pembangungan Masjid Raya ini hingga tahun 2017 nanti. “Jadi kita targetkan pada 2017 mendatang Masjid Raya Padangpariaman ini sudah bisa digunakan untuk sholat Idul Fitri maupun Idul Adha,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan dana pembangunan Masjid Raya Padangpariaman ini tidak hanya bersumber dari APBD Padangpariaman melainkan juga bantuan dari berbagai donatur seperti, Pemerintah Oman, Islamic Development Bank dan sumbangan perantau asal Pariaman yang tersebar di berbagai wilayah baik dalam negeri maupun luar negeri. “Bahkan untuk biaya pembangunan Masjid Raya Padangpariaman ini anggota DPRD Sumbar asal Pariaman siap untuk memperjuangkannya masuk dalam anggaran APBD Provinsi Sumbar dengan tahun jamak, ditambah bantuan dari berbagai donatur seperti, negara timur tengah dan perantau asal Pariaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun di luar negeri,” kata dia. Ia optimistis bahwa Masjid Raya Padangpariaman ini bisa selesai tepat waktu dan dioperasional pada tahun 2017 nanti sehingga menjadi salah satu masjid termegah di Provinsi Sumbar. “Untuk kita ketahui bersama rancangan bangunan Masjid Raya Padangpariaman ini diadopsi dari Masjid Raya Batam yang kebetulan Wali kotanya merupakan orang Pariaman yaitu Bapak Asman Abnur, jadi masjid ini juga akan memakai ornamen yang berasal dari negara-negara di Timur Tengah,” kata dia. Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan maket miniatur yang sudah dibuat oleh konsultan bahwa Masjid Raya ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti, gedung Islamic center, perpustakaan, kantor MUI, kantor Baznas, , kantin, lapangan futsal dan sarana lainnya. “Kita sudah rancang dengan konsultan untuk jadikan Masjid Raya Padangpariaman ini multifungsi selain sebagai tempat ibadah bisa digunakan belajar agama, untuk olahraga, rest area bagi pengendara yang bepergian jauh makanya disini juga akan kita bikin kantin sehingga mereka bisa belanja,” ujarnya. Sementara itu Ketua DPRD Padangpariaman Faisal Arifin mengatakan pihaknya mendukung upaya dari Pemda Padangpariaman yang ingin membangun masjid raya yang representatif sekaligus multifungsi sehingga dapat memberikan kenyaman beribadah bagi masyarakat dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan lain. “Secara prinsip kita setuju dengan pak Bupati untuk membangun Masjid Raya Padangpariaman yang representatif ini apalagi Parit Malintang ini dekat dengan jalan Lintas Sumatera yang tentunya pengendara bisa memanfaatkan Masjid ini sebagai tempat istirahat,” ujarnya. Ia berharap dengan adanya peletakkan batu pertama pembangunan masjid raya yang representatif ini nantinya bisa lebih mengukuhkan wilayah Padangpariaman sebagai tempat awal mulanya penyebaran agama Islam di Sumatera Barat sekaligus sebagai ajang promosi daerah serta memberikan dampak positif secara ekonomi bagi masyarakat sekitar yang bisa membuka usaha di lingkungan masjid. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Masjid , Padangpariaman , sumbar , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews