Jokowi Sempat Curhat Siap Dimakzulkan Saat Ajukan Badrodin

Rimanews – Presiden Jokowi dipuji berani tetap mengajukan nama Wakapolri Komjen Badrodin Haiti di tengah ancaman pemakzulan karena membatalkan pelantikan Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri. “Waktu itu saya dengar Jokowi siap untuk menghadapi impeachment untuk tidak melantik BG. Saat itu pun sikapnya spontan, sampai wartawan tidak ada yang berani menanyakan soal itu. Itu yang saya katakan keberanian seorang Jokowi,” kata Guru Besar Riset Pusat Penelitian Politik LIPI Ikrar Nusa Bakti, dalam diskusi publik di Jakarta, Kamis (16/4/2015). Baca Juga 3 Serangan Sri Bintang Pamungkas yang Membuat Telinga Jokowi Merah Presiden ingin kesepakatan dengan India segera dilanjutkan Jokowi minta Polri perhatikan ancaman teroris saat Natal Jokowi: ibu-ibu lebih hebat dari Gatotkaca Jokowi: saya suka perempuan Ikrar mengaku sejak sempat memanas polemik soal pilihan Kapolri, sejatinya nama Badrodin sudah ada dikantong Jokowi. Itu pun diketahuinya sejak dirinya dan beberapa pengamat lain dipanggil ke Istana Negara oleh Presiden. Kisah percakapan Ikrar dengan Presiden itu terjadi ketika sejumlah pelaku survei sekaligus pengamat politik dipanggil presiden Jokowi di Istana Negara, beberapa waktu lalu. Selain Ikrar, hadir juga Yunarto Wijaya, Hanta Yuda, dan Nico Harjanto. Oleh karenanya, Ikrar sangat mengapresiasi keputusan Komisi III DPR RI yang menyetujui secara aklamasi pengangkatan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Kapolri. “Saya happy apa yang telah diputuskan komisi III DPR tadi. Saya memang memimpikan bagaimana institusi Polisi lebih hebat dan dapat dicintai rakyat,” ujar dia. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Jokowi , pemakzulan , Badrodin Haiti , politik , Nasional

Sumber: RimaNews