Penjualan Skutik Honda Bertahan di Jawa Tengah

Semarang, Otomania – Penjualan sepeda motor nasional pada periode Januari-April 2015 tercatat 2.129.805 unit atau menurun 21,5 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (2014). Hal serupa terjadi pada segmen Skutik nasional yang melemah 7,1 persen dengan total penjualan 1.624.092 unit. Di tengah pelemahan penjualan ini, penjualan sepeda motor Skutik Honda justru mampu terus meningkat 3,3 persen atau terjual 1.253.246 unit. Termasuk yang terjadi pada pasar di Jawa tengah. Secara kumulatif empat bulan pertama tahun ini masih menguasai pasar sebesar 74,4 persen untuk semua tipe dan sekarang terus naik. “Posisi Honda sebagai market leader di Jawa Tengah terus naik, kali ini trennya akan sampai di 75 persenan, namun demi memantapkan posisi, kami terus akan mengejar di angka 80 persen,” ujar Sukamto Margono, Marketing Region Head Astra Motor Semarang kepada Otomania , Minggu (31/5/2015). Henry Setiawan, Area Supervisor Astra Motor Karesidenan Semarang menambahkan, bahwa dari total 74 persen, segmen Skutik berkontribusi sekitar 73 persen. “Hingga saat ini dari Skutik sudah terjual sekitar 120.000 unit dan 50 persen disumbang dari Skutik low aeperti BeAT Series, kemudian sisanya dari segmen menengah dan atas,” ujar Henry. Sukamto melanjutkan, bahwa peningkatan penjualan Skutik Honda terwujud berkat terus meningkatnya teknologi yang ditawarkan. Beberapa model seperti Scoopy eSP dan terlaris BeAT eSP, mesin berkapasitas 125 cc dari Vario 125 eSP, sampai Vario 150 eSP diterima baik oleh konsumen. “Pencapaian ini adalah hasil dari inovasi pengembangkan teknologi yang terus diberikan Honda kepada masyarakat, sebagai penunjang mobilitas hingga pada akhirnya menjadi kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan,” ujar Sukamto.

Sumber: Otomania.com