Diminta Boikot Piala AFF 2016, Ini Jawaban Pelatih Malaysia

Rimanews – Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin, menyerukan agar timnas Malaysia memboikot Piala AFF 2016 sebagai rasa simpati kepada Muslim Rohingnya yang mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dari pemerintah Myanmar. Keseriusan Khairy terbukti ketika dia membawa isu boikot tersebut dalam sidang kabinet Malaysia yang digelar hari ini. Pernyataan Khairy merujuk kepada permintaan mufti dari Perlis bernama Datuk Dr Mohd Asri Zainul Abidin yang meminta Timnas Malaysia memboikot AFF 2016 Myanmar sebagai pembelaan atas muslim Rohingya. Baca Juga Malaysia Takkan Mundur dari Piala AFF 2016 Riedl dan Timnas Indonesia tidak perlu malu atas kekalahan dari Thailand Inilah 10 gol terbaik di Piala AFF 2016 Timnas Gagal Juara, Hansamu: Maaf Indonesia Timnas Kalah dari Thailand, Klub Lilipaly: Kami Tetap Cinta Indonesia baca: Malaysia Ancam Mundur dari AFF Tiga Tim Grup A Berebut Satu Tempat Semifinal Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Pelatih Malaysia, Datuk Ong Kim Swee, memberikan tanggapan terkait pemintaan tersebut. Pria kelahiran 11 Desember 1970 ini pun enggan berbicara soal pemboikotan tersebut karena baginya sepak bola tidak boleh dicampuri oleh urusan politik. “Saya tidak mau komentar soal tersebut karena tidak bersinggungan dengan sepak bola. Bagi saya, sepak bola adalah sepak bola,” kata Ong Kim Swee selepas pertandingan melawan Vietnam di Stadium Thuwunna seperti dilansir Utusan.com.my Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (sekjen) Federasi sepak bola ASEAN (AFF), Datuk Seri Azzuddin Ahmad, juga tidak mau melibatkan sepak bola dengan politik. “Kami tidak mau terlibat dalam politik. Itu (boikot) adalah keputusan kerajaan Malaysia. Kami hanya fokus untuk menganjurkan turnamen sepak bola bergengsi di tingkat ASEAN dan memastikanya berlangsung dengan sukses,” ujarnya. Aksi boikot itu sebagai bentuk protes atas perilaku tidak manusiawi aparat Myanmar yang sudah membunuh dan melecehkan anak-anak dan wanita, serta membakar mereka hidup-hidup. Pemerintah Myanmar menganggap etnis Rohingya bukanlah bagian dari bangsa mereka karena negara yang menganut mayoritas ajaran Budha itu menganggap Rohingya sebagai imigran ilegal dari Bangladesh. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Timnas Malaysia , Muslim Rohingya , AFF Cup , Sepakbola , Olahraga

Sumber: RimaNews