Tersangkut Skandal Centurygate, Moral Boediono Dipertanyakan Jika Tak Mundur

JAKARTA – Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra meminta Wapres Boediono mundur, karena moral boediono sudah cacat. Boediono disebut dalam dakwaan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya di Pengadilan Tipikor kemarin. “Jadi, dewan gubernur BI harus bertanggung jawab,” kata Yusril di sela debat Capres Konvensi Rakyat Vs Konvensi Demokrat di Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Jumat (7/3). Baca Juga Yusril Minta BIN Selidiki Cabai Berbakteri dari RRC Secara hukum Boediono tidak harus mundur dari kursi wapres, Yusril meminta agar semua pihak harus sabar sampai bukti cukup. “Jika sudah cukup, akan tiba saatnya nanti Boediono akan dipanggil KPK,” tegas Yusril. Bagaimana secara moral? “Secara moral ya mundur,” jawab Ketua Dewan Syura Partai Bulan Bintang (PBB) ini. Tapi Yusril berkilah karena memang persoalan menyangkut Wapres Boediono tidak semudah itu. Ia pun kembali mengatakan semua pihak sebaiknya bersabar sampai bukti cukup. Adapun tentang keterlibatan Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, menurut Yusril bailout Century merupakan tanggung jawab penuh Gubernur BI. “Fokus kebijakan publik dana Bank Century, kewenangannya penuh pada BI termasuk Boediono, bukan pemerintah, jadi bukan Sri Mulyani,” tandas peserta Capres Konvensi Rakyat ini.[ian/rmol] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tokoh , yusril , Boediono , Skandal Centurygate , Tokoh , yusril , Boediono , Skandal Centurygate , Tokoh , yusril , Boediono , Skandal Centurygate

Sumber: RimaNews