Arab Saudi, Sahabat Indonesia yang ‘Kejam’ di Lapangan Hijau

Kini dia berhasil mewujudkan mimpi dengan mengikuti seleksi timnas Indonesia U-22 pada 27 Februari hingga 2 Maret 2017.Pemain asal Persela Lamongan itu mengaku sulit mengikuti pola latihan Milla, namun dalam seleksi tiga hari itu Saddil belajar banyak dari latihan tersebut.”lrm;Awalnya, hari pertama sulit. Hari kedua sudah bagus,” kata Saddil yang berambisi membuat Luis Milla terpikat.[suggestedarticle]Menariknya Saddil punya pengalaman hebat sebelum menjadi seperti sekarang. Saddil mengaku sempat akan putus sekolah karena keluarganya yang tak berkecukupan.”Dulu Ibu cuma bisa berutang untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Saya sempat hampir putus sekolah saat mau lanjut SMP, tetapi orang tua mengusahakan agar saya bisa lanjut,” tutur Saddil yang dilansir dari Vivanews.Perjuangan pemuda asil Kendari ini tak main-main. Saddil bahkan sempat menjadi penjual jambu untuk bisa membeli sepatu bola.[suggestedarticle]ldquo;Saya takkan lupakan waktu beli sepatu bola pertama seharga Rp100 ribu buat latihan di kampung sendiri. Waktu itu saya beli sendiri hasil dari jualan jambu yang saya pungut dan kumpulkan,” lanjutnya.Kini Saddil sudah menjelma menjadi salah satu penyerang muda yang diperhitungkan di kompetisi Indonesia. Bakatnya yang alami ternyata menarik perhatian pelatih Luis Milla. Tipe kuat dan cepat saat memegang bola, membuat Milla kepincut. Besar kemungkinan dirinya menjadi bagian dari timnas U-22 yang akan melakukan pemusatan latihan di Spanyol.Jika berhasil lolos menjadi pemain timnas U-22, Saddil sudah mewujudkan mimpi masa kecilnya membela skuat Garuda.

visibility
5724kali

booktravelpro.com Tips Taruhan Bola Prediksi Mixparlay Sumber: Bolalob