Kelompok 85 Nantikan Respon FIFA

Untuk saat ini, Kelompok 85 masih menantikan respon dari Konfederasi Sepakbola Dunia atau FIFA terkait hal tersebut.
Salah satu kesepakatan kami dengan PSSI adalah membentuk Komite Pemilihan dan Komite Banding, tandas Haruna Soemitro selaku wakil dari Kelompok 85 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kami tidak akan memakai komite yang pernah disahkan di kongres di 3 Januari 2015. Maka kami bentuk komite baru yang independen, lanjutnya.
Tapi kami masih menunggu respon FIFA, apakah Komite Pemilihan misalnya hanya dirapatkan dalam rapat Exco atau kongres, kami belum tahu. Tinggal bentuknya seperti apa, kami akan lakukan sesuai statuta FIFA, tambah Manajer Madura United FC ini.
Sebelumnya, Ketua Kelompok 85, Edy Rahmayadi, mengancam akan melapor ke FIFA jika jajaran petinggi PSSI mengabaikan keinginan voters yang menghendaki KLB segera diagendakan.
Dalam statuta memang diatur jika KLB yang memiliki hak-hak suara ini, salah satunya saya dari PS TNI mengajukan KLB, ujar Edy Rahmayadi.
Tapi apabila sampai tiga kali mengajukan ini tidak dijawab PSSI, maka dalam aturan main, kami akan menyurati FIFA dan tembusannya ke PSSI. FIFA wajib mengecek, menindaklanjuti apa yang harus dilakukan PSSI, imbuh tokoh militer yang juga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini.

booktravelpro.com Tips Taruhan Bola Prediksi Mixparlay Sumber: Sidomi