Javier Zanetti Hanya Mau di Inter Milan

Eks pemain asal Argentina yang kini menjadi salah satu petinggi di Inter tersebut memang menghabiskan hampir seluruh karirnya bersama Inter dan tak heran ia termasuk jajaran pemain terhebat yang pernah dimiliki La Beneamata.
Dalam pernyataannya, Zanetti mengaku senang bisa tetap melanjutkan karir di Inter seusai pensiun dari sepakbola profesional. Diakuinya, jabatan yang ada saat ini cukup menantang namun berada di Inter membuat segalanya menjadi lebih mudah baginya karena ia sudah menganggap Inter sebagai rumah keduanya.
Bagi saya, ini berarti sangat banyak karena saya bisa bertahan di Inter setelah menghabiskan hampir seluruh karir saya disini. Bersama Inter, saya mendapatkan banyak kepuasan dan saya tidak bisa membayangkan saya berkiprah bersama klub lain. Ini bukan tentang uang, tapi Inter selalu menjadi sebuah keluarga besar, ujarnya.
Namun demikian, Zanetti juga tak menutupi kesedihannya akan performa Inter dalam beberapa tahun terakhir ini yang terpuruk dan seolah sulit untuk sekedar meraih tiket ke Liga Champions. Zanetti juga berharap Inter nantinya bisa mengikuti jejak sukses seperti ketika masih ia pimpin, seperti meraih treble winners pada 2010 lalu.
Sekarang, Inter sedang berada dalam situasi yang sulit. Tapi hal seperti ini normal terjadi dalam sepakbola. Saya datang ke Inter ketika masih sangat muda dan setelah empat tahun saya diberikan kepercayaan untuk menjadi kapten tim. Dan kemudian saya bisa memimpin tim ini selama 15 tahun.
Treble pada 2010 sangat berarti bagi kami. Kami mengalahkan Bayern Munchen di final di Madrid ketika mereka memiliki penguasaan bola sebanyak 68 persen. Tapi final sesungguhnya adalah ketika melawan Barcelona (di semifinal). Kami berhasil lolos ketika hanya main dengan 10 pemain di second leg dan saat itu kami berpikir bahwa kami akan tersingkir.

booktravelpro.com Tips Taruhan Bola Prediksi Mixparlay Sumber: Sidomi