Pep Guardiola Membosankan, Bayern Munchen Baru Menembak Setelah 27 Menit

Menurut Mr. Trapp, tiki-taka yang diusung Pep di Barcelona dan Bayern Munchen justru membuat sepakbola tidak menarik. Pasalnya, digambarkan oleh sang pelatih kenamaan asal Italia, butuh 27 menit bagi Bayern untuk mengirim tembakan pertama.
Dalam tiga laga beruntun, Bayern Munchen hanya mampu mencetak kemenangan 1-0. Yang paling pamungkas, terjadi saat menggulung Benfica di leg pertama 8 besar Liga Champions. Namun Trapattoni sama sekali tidak menganggap hal tersebut impresif. Sebaliknya, justru Bayern ibarat menodai sepakbola.
Dikutip oleh SPORT, Trapattoni menyebut, Yang saya lihat di dunia sepakbola saa tini adalah, Bayern Munchen terlalu banyak mengandalkan penguasaan bola. Tik, tak, tik, tak. Tuk, tuk, tuk. Dan, setelah 27 menit berlalu, barulah mereka bisa menembak tepat sasaran untuk pertama kali. Ini jelas tidak efisien.
Trappatoni menilai, semestinya penguasaan bola tidak lantas berakhir dengan gaya ala Pep. Sepakbola yang sejati, harusnya lebih agresif, lebih menyerang, dan lebih mengancam gawang. Anda harus menyerang dengan cara yang lebih determinatif. Ada gawang di ujung sana. Ketika gelandang mengumpan balik bola ke belakang, 70 meter dari gawang, saya tidak suka. Menurut saya, ini sangat berlebihan.
Ada pelatih Swedia di AC Milan 30 tahun lalu, Nils Liedholm. Ialah yang memulai ide penguasaan bola permanen. Tapi sepakbola adalah jab (pukulan dalam tinju) lalu jab lagi. Tembakn dan cetak gol. Meski sepakbola dengan penguasaan bola bukan hal baru, di tangan Pep gaya ini semakin ekstrem (makin membosankan).

booktravelpro.com agen bola terpercaya Sumber: Sidomi